Fisika

PROGRAM STUDI S1 FISIKA

Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian

  1. Visi

Pelopor dan unggul dalam bidang ilmu Fisika

Pelopor dan unggul berkaitan dengan kreativitas dan produktivitas yang harus dimiliki oleh sivitas akademik dengan bertumpu kepada pilar-pilar kepakaran, profesionalisme, kebebasan akademik, kerjasama, serta partisipasi secara aktif. Kepeloporan mempunyai makna inisiatif dan kreatif didalam melakukan inovasi menuju program studi Fisika yang lebih unggul, dan keunggulan mempunyai makna kompetitif nasional dan global, responsif, serta selalu ingin meningkatkan kualitas secara berkelanjutan (continous quality improvement).

  1. Misi
  • Melaksanakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas di bidang Fisika sesuai kepeminatannya, memiliki wawasan kewirausahaan dan menguasai berbagai softskill.
  • Melaksanakan penelitian dan menyebarluaskan hasilnya untuk mengembangkan bidang keilmuan Fisika dan atau penerapannya dalam bidang teknologi yang relevan.
  • Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil-hasil kajian/penelitian dalam rangka memberikan alternatif solusi atas berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.
  1. Tujuan

Tujuan penyelenggaraan Prodi Fisika FPMIPA UPI adalah menghasilkan sarjana sains Fisika yang :

  • Memahami konsep, teori, azas hukum dan prinsip fisika klasik dan k
  • Memiliki pengetahuan tentang teknologi dan produk teknologi yang berdasarkan keilmuan
  • Menguasai metode-metode riset dan teknik analisis data dalam bidang Fisika yang menjadi fokus bidang kajiannya.
  • Mampu mengaplikasikan konsep matematika fisika, fisika komputasi dan instrumentasi untuk mengkaji dan menganalisis fenomena fisis di alam dan dalam produk teknologi sesuai bidang kajiannya.
  • Memiliki kecakapan dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan profesional berdasarkan hasil analisis terhadap informasi dan data, serta dapat memiliki berbagai solusi alternatif secara mandiri dan kelompok dalam memecahkan persoalan di lingkungan pekerjaan yang dihadapinya sesuai dengan konteksnya untuk memperoleh hasil terbaik.
  • Mampu melakukan penelitian dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar berpikir kritis dan kreatif untuk pengembangan ilmu Fisika atau memecahkan masalah relevan, dan atau mengembangkan karya teknologi yang inovatif berdasarkan pada prinsip fisika.
  • Mampu mendiseminasikan hasil-hasil penelitian, hasil-hasil kajian ilmiah dan karya inovasinya dalam bentuk laporan atau  kertas kerja lainnya sesuai kaidah ilmiah yang baku, secara nasional atau 
  • Memiliki kemampuan menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi baik teknologi tinggi maupun teknologi tepat guna (teknologi masyarakat) yang sesuai dengan bidang keahlian Fisika.
  • Menguasai dengan baik teknologi informasi dan komunikasi dan pemanfaatannya untuk membantu bidang tugasnya.
  1. Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran Prodi Fisika dirumuskan dalam prioritas sebagai berikut:

  • Tersedianya program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja serta tuntutan perkembangan zaman.
  • Meningkatnya mutu proses perkuliahan yang bermuara pada pencapaian hasil belajar mahasiswa yang optimal dalam berbagai ranah kompetensi yang dibangun, pengetahuan, keterampilan dan sikap.
  • Meningkatnya aktivitas dan kualitas penelitian dosen yang bermuara pada meningkatnya jumlah publikasi nasional dan internasional, serta pemerolehan HKI.
  • Meningkatnya aktivitas dan kualitas pengabdian kepada masyarakat yang berbasis inovasi dan hasil-hasil penelitian.
  • Terbentuknya bidang-bidang kajian di Prodi Fisika sebagai wadah kegiatan riset bagi mahasiswa yang bermuara pada percepatan penyelesaian tugas akhir mahasiswa.
  • Terwujudnya kelembagaan dan sistem manajemen di prodi Pendidikan Fisika yang memenuhi standar penataan dan pengelolaan yang sinergis, efisien, dan produktif.
  • Terwujudnya modernisasi kampus dan fasilitas sebagai pendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan layanan mahasiswa.
  • Terbentuknya citra Prodi Fisika yang menunjukkan keunggulan yang dimiliki.

Penjaminan Mutu

Organisasi penjaminan mutu di Prodi Fisika melekat pada struktur organisasi prodi/departemen dan sebagai penanggung jawabnya adalah unsur pimpinan departemen/prodi yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh GKM. Organisasi penjaminan mutu Prodi Fisika dikoordinasi oleh satuan kendali mutu tingkat Departemen Pendidikan Fisika yang secara bagan dapat digambarkan sebagai berikut:

Sistem jaminan mutu pendidikan Prodi Fisika adalah suatu sistem yang dikembangkan dan diimplementasikan di Prodi Fisika untuk menjamin agar mutu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan layanan akademik dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan yang direncanakan/ditargetkan.

Sistem jaminan mutu pendidikan Prodi Fisika bertujuan untuk:

  1. Membantu pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi Fisika melalui penjaminan mutu program dan implementasi program.
  2. Menetapkan peran seluruh komponen dalam penjaminan mutu prodi.
  3. Memfasilitasi dan mengkoordinasikan perbaikan mutu berkelanjutan di Prodi
  4. Menjamin konsistensi dan efektifitas penjaminan mutu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan layanan akademik.

Untuk melaksanakan pengendalian mutu Prodi Fisika, maka dibentuk Gugus Kendali Mutu (GKM) departemen berdasarkan rambu-rambu sistem penjaminan mutu universitas dan disesuaikan dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan. GKM di Departemen Pendidikan Fisika memiliki tugas mengendalikan mutu program dan pelaksanaannya dalam bidang-bidang :

  1. Pendidikan dan Pengajaran,
  2. Penelitian dan Pengembangan,
  3. Layanan dan Pengabdian pada masyarakat, dan
  4. Manajemen dan Organisasi

Kesepakatan dan komitmen seluruh sivitas akademik prodi, menjadi prasyarat mutlak bagi terselenggaranya Sistem Penjaminan Mutu di prodi. Diperlukan komunikasi yang intensif dan atmosfer akademik yang kondusif, agar kesepakatan dan komitmen tersebut dapat terpelihara dan terjamin kelangsungannya.

Sertifikat BAN PT 2011

Sertifikat BAN PT 2016

Berbagai kebijakan dan aturan yang dirancang oleh pimpinan prodi sebelum diberlakukan dan diimplementasikan harus direviu dan dianalisis dulu oleh tim GKM departemen, direvisi bila perlu baru kemudian disetujui. Untuk menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Prodi Fisika, pimpinan departemen telah menyusun dan mengimplementasikan Pedoman Operasional Baku (POB) dalam bidang pendidikan dan pengajaran, POB dalam bidang penelitian dan pengembangan, POB dalam bidang layanan mahasiswa dan pengabdian pada masyarakat, serta POB dalam bidan manajemen dan organisasi. POB-POB tersebut kemudian direviu oleh GKM untuk kemudian disyahkan. Beberapa POB yang telah disusun dan telah mendapatkan persetujuan GKM antara lain :

  1. POB Perkuliahan
  2. POB Praktikum
  3. POB Evaluasi Perkuliahan
  4. POB Pengelolaan Keuangan
  5. POB Proposal Skripsi
  6. POB Bimbingan Skripsi
  7. POB Telaah Skripsi
  8. POB Ujian Sidang Skripsi
  9. POB Inventarisasi Fasilitas Pendidikan (IFP)
  10. POB Pengabdian pada Masyarakat
  11. POB Program Latihan Akademik (PLA)
  12. POB Pembibingan akademik
  13. POB Pengajuan proposal Hibah Penelitian
  14. POB Pengajuan Insentif Publikasi Ilmiah
  15. POB Penanganan Mahasiswa Bermasalah
  16. POB Pengadaan Alat dan Bahan
  17. POB Pemeliharaan Alat Laboratorium dan Perkantoran
  18. POB Peminjaman Alat Laboratorium
  19. POB Inventarisasi Alat dan Bahan Laboratorium
  20. POB Pelaksanaan UTS dan UAS

POB-POB ini dipergunakan sebagai pedoman pelaksanaan berbagai kegiatan dan aktivitas di Prodi Fisika agar  kualitas proses dan hasil berbagai kegiatan tersebut dapat terjamin. Agar diketahui oleh seluruh sivitas yang berkepentingan, pimpinan prodi  mensosialisasikan POB-POB melalui berbagai modus informasi yang ada di Prodi Fisika. Untuk meningkatkan kemampuan anggota GKM dalam menyelenggarakan penjaminan mutu, pimpinan prodi berinisiatif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota GKM, dengan mengikutsertakannya pada pelatihan yang diselenggarakan oleh SPM UPI maupun instansi luar UPI.

Dalam praktek penjaminan mutu suatu kegiatan, pimpinan prodi biasanya menunjuk gugus tugas yang bertugas melakukan reviu untuk menilai mutu kegiatan yang dilaksanakan, misalnya dalam pengembangan silabus dan SAP perkuliahan ada tim yang ditunjuk untuk mereviu dan menilai silabus dan SAP yang dikembangkan oleh dosen pengampu mata kuliah berdasarkan rambu-rambu pengembangan silabus dan SAP yang telah disepakati bersama oleh pimpinan prodi dan GKM. Contoh lainnya adalah dalam kegiatan ujian tengah semester (UTS) maupun ujian akhir semester (UAS), ditunjuk gugus tugas yang bertugas untuk mereviu soal UTS dan UAS yang disusun dosen pengampu untuk dicocokkan dengan cakupan materi perkuliahan yang tercantum dalam silabus dan SAP perkuliahan. Dalam proses penulisan tugas akhir (skripsi) proposal tugas akhir mahasiswa direview oleh tim skripsi dan sebelum ujian sidang terlebih dahulu dilakukan proses telaah terhadap skripsi mahasiswa. Dalam ujian sidang skripsi, Prodi Fisika selalu melibatkan penguji dari institusi di luar UPI.

Upaya penjaminan mutu dilaksanakan juga oleh UPI melalui lembaga Satuan Penjaminan Mutu (SPM). Implementasi penjaminan mutu ini berupa Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan setiap tahun pada semua Prodi di lingkungan UPI.